Bahayanya Menggeretakkan Gigi Saat Tidur

Bahayanya Menggeretakkan Gigi Saat Tidur

Pernah merasa rahang pegal saat bangun tidur atau gigi terasa ngilu padahal nggak makan yang aneh-aneh? Jangan buru-buru menganggapnya sepele, ya! Bisa jadi, kamu punya kebiasaan menggeretakkan gigi tanpa sadar saat tidur.

Kebiasaan ini dikenal sebagai bruxism. Kalau terus terjadi, tekanan berulang pada gigi bisa membuat permukaan gigi terkikis, gigi geraham aus, bahkan tambalan yang sebelumnya masih bagus jadi gampang pecah. Masalahnya, kebiasaan ini sering nggak disadari karena terjadi ketika kita sedang tidur.

Lalu, apa sebenarnya bruxism dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, cari tahu!

Mengenal Kasus Bruxism / Menggeretakkan Gigi

Bruxism adalah kondisi ketika seseorang tanpa sadar mengatupkan, menggesekkan, atau menggeretakkan gigi. Kebiasaan ini bisa terjadi saat sedang terjaga maupun ketika tidur.

Pada sebagian orang, bruxism hanya terjadi sesekali. Namun, jika berlangsung berulang kali dengan tekanan yang kuat, kondisi ini bisa memberikan beban berlebih pada gigi, otot rahang, dan sendi rahang.

Saat tidur, kita biasanya nggak sadar sedang melakukan kebiasaan tersebut. Karena itu, seseorang terkadang baru mengetahui masalahnya setelah mengalami gigi aus, tambalan rusak, atau rahang terasa pegal ketika bangun tidur.

Kenapa Gigi Geraham Bisa Aus dan Tambalan Gampang Pecah?

Gigi geraham berfungsi untuk mengunyah dan menghancurkan makanan. Ketika kamu punya kebiasaan menggesekkan gigi dengan kuat, gigi geraham bisa menerima tekanan berulang selama tidur.

Kalau berlangsung terus-menerus, beberapa masalah berikut bisa muncul.

1. Permukaan Gigi Terkikis
Gesekan berulang dapat mengikis lapisan enamel, yaitu lapisan terluar gigi yang berfungsi melindungi bagian dalamnya.
Akibatnya, permukaan gigi bisa terlihat lebih rata atau pendek. Dalam kondisi tertentu, gigi juga menjadi lebih sensitif terhadap makanan dan minuman panas, dingin, atau manis.

2. Tambalan Gigi Gampang Pecah
Tambalan gigi memang dirancang untuk memperbaiki bagian gigi yang berlubang atau rusak. Namun, tambalan tetap memiliki batas ketahanan terhadap tekanan. Jika gigi terus menerima tekanan berlebihan saat tidur, tambalan bisa mengalami keretakan, pecah, atau terlepas. Risiko kerusakan juga dipengaruhi oleh ukuran tambalan, kondisi sisa jaringan gigi, dan bahan yang digunakan. Jadi, kalau tambalan geraham kamu sering rusak, masalahnya belum tentu hanya terletak pada bahan tambalannya. Kebiasaan menggesekkan gigi juga perlu diperiksa.

3. Gigi Retak atau Patah
Tekanan yang kuat dan berulang bisa menyebabkan retakan pada gigi. Pada kasus tertentu, sebagian gigi bahkan bisa patah, terutama jika sebelumnya sudah melemah akibat lubang besar atau tambalan yang luas.

4. Rahang Terasa Pegal
Nggak cuma gigi yang terdampak, otot rahang juga bisa bekerja terlalu keras selama tidur.
Akibatnya, kamu mungkin merasakan rahang pegal, sakit kepala saat bangun tidur, atau rasa nggak nyaman ketika membuka mulut dan mengunyah.

Perawatan Bruxism

Untuk konsultasi dengan dokter kami boleh chat admin WA kami ya peeps di [0822-2889-9730]. Untuk melihat melihat promo lainnya [disini] ya peeps!

Rekomendasi Klinik Gigi Terdekat​​

Berikut daftar alamat Klinik Gigi Q Dent Smile terdekat di sekitarmu jika ingin berkonsultasi dengan dokter gigi kita

  1. Q Dent Smile Bekasi
    Kunjungi dokter gigi terdekat di Bekasi untuk konsultasi perawatan behel dan perawatan gigi yang lainnya.
    Alamat : Ruko JMM No. 4, Bintara Jaya, Bekasi
    Lokasi Dekat dengan: Stasiun KRL Cakung dan Tol Jorr
    Google Maps: https://g.co/kgs/da3qrE
  2. Q Dent Smile Depok
    Cari dental gigi terdekat di depok? Yuk kunjungi Q Dent Smile Depok dan dapatkan promo behel
    Alamat : Jl. Ridwan Rais No. 4D, Kecamatan Beji, Depok
    Lokasi Dekat dengan: Stasiun commuter line Depok Baru
    Google Maps: https://g.co/kgs/w34z7i

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top

Subscribe Our Newsletter!